Ahlan Wa Sahlan Mitra Anda dalam Berwawasan
Tampilkan postingan dengan label Keluarga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Keluarga. Tampilkan semua postingan

SUAMI ISTRI DALAM RUMAH MUNGIL PENUH BAHAGIA

Judul: SUAMI ISTRI DALAM RUMAH MUNGIL PENUH BAHAGIA
Penulis: Abdurrahman bin Abdullah al-Qar’awi
Penerbit: Darul Haq
Cetakan: -
Ukuran: 21 x 14.5 cm
Halaman: -
ISBN: 978-979-1254-84-7
Harga: Rp. 27.000,-

PANDUAN KESEHATAN UNTUK SANG BUAH HATI

Judul: PANDUAN KESEHATAN UNTUK SANG BUAH HATI
Penulis: dr. Avie Andriyani
Penerbit: As-Salam Publishing
Cetakan: -
Ukuran: 21 X 16.5 cm
Halaman: -
ISBN: 602-9002-67-8
Jenis Cover: Hard Cover
Harga: Rp. 62.500,-




Dilengkapi:
Kolom Konsultasi
Suplemen
Tips kesehatan Anak
Mitos & Fakta Seputar kesehatan Anak



*) Penulis adalah pengisi rubrik kesehatan Majalah As-Sunnah

Hukum-Hukum Pemberian Nama Anak

Judul: Hukum-Hukum Pemberian Nama Anak
Penulis: Ibnu Qoyyim al-Jauziyyah
Penerjemah: Rony Mahmuddi, Lc
Penerbit: Pustaka Ulil Albab
Cetakan: Pertama, Syawal 1428 H/Oktober 2007 M
Ukuran: 12.5 x 17.5 cm
Halaman: x + 115 hlm
ISBN: 978-979-1331-03-6
Jenis Cover: Soft Cover
Harga: Rp. 17.500,-




Sinopsis:

“Apalah arti sebuah nama?” Begitulah ungkapan yang sering kita dengar berkaitan dengan nama seseorang apakah ia islami atau tidak. Padahal nama seseorang itu adalah doa, jika ia baik, maka harapan yang diinginkan pun juga baik. Begitu pula sebaliknya.

Bahkan di zaman Rosululloh Shollallohu ‘alaihi wa Sallam ketika ada seorang Sahabat yang namanya tidak baik maknanya, langsung diganti kepada nama yang lebih baik maknanya.

Edannya di zaman ini juga banyak kaum muslimin memberikan nama kepada anaknya dengan nama idolanya yang notabene para artis atau olahragawan dari negeri barat, seperti Slash, Maradona atau yang lainnya, padahal melihat karakternya saja tentulah tidak ada yang menginginkannya apalagi karena mereka bukanlah seorang muslim.

Lalu bagaimanakah Islam member solusi terhadap cara memberi nama kepada anak? Insya Alloh buku kecil ini akan menjelaskan kepada Anda beberapa hukum memberi nama anak disertai beberapa contoh nama anak yang baik. Tentu semua diulas berdasarkan al-Qur-an dan hadits yang shohih dan sarat akan ilmu yang luas, sebagaimana gaya penulisan ulama abad ke-8 hijriah yang telah terkenal, Al ‘Allamah Ibnul Qoyyim al-Jauziyyah.

Pembahasan:

Memberi Nama Bagi Anak, Hukum-Hukum dan Waktunya
Waktu Pemberian Nama Bagi Anak
Nama-nama yang Disunnahkan dan Dimakruhkan
Bolehnya Mengubah Nama dengan Nama Lain Karena ada Maslahat
Bolehnya Memberikan Kunyah Kepada Anak dengan Abu Fulan
Memberi Nama Bagi Anak adalah Hak Ayah, Bukan Ibu
Perbedaan antara Isim (nama), Kunyah (panggilan), dan Laqob (julukan)
Hukum Bernama dengan Nama Nabi Muhammad Shollallohu ‘alaihi wa Sallam dan Berkunyah dengan Kunyah beliau Shollallohu ‘alaihi wa Sallam?
Bolehnya Memiliki Nama Lebih dari Satu
Korelasi Antara Nama dengan yang Dinamai
Manusia Akan Dipanggil Pada Hari Kiamat dengan Nama Bapak-bapak Mereka, Bukan Ibu-ibu Mereka

Demi Sakinah yang Begitu Indah

Penulis: Abdul Latif Al-Barijawi
Penerbit: Inas Media
Cetakan: -
Ukuran: 14.5 x 20.5 cm
Halaman: -
ISBN: 978-6028-279-86-4
Jenis Cover: Soft Cover
Harga: Rp. 38.000,-






Demi Sakinah yang Begitu Indah
Beginilah Cara Membina Keluarga Serasa Surga

Deskripsi:

“Ini adalah buku yang sangat bermanfaat, mencakup banyak pengetahuan
tentang pembinaan keluarga yang bahagia.”
– Syaikh Ali Nayif Asy-Syahud

Allah menyebut nikah dengan istilah mitsaqan ghalidhan, perjanjian yang kokoh [QS. An-Nisa’: 21], yang apda peristiwa lain hanya Allah gunakan pada saat Allah mengambil janji dari Nabi Nuh, Ibrahim, Musa dan Isa [QS. Al-Ahzab: 7], dan ketika Allah mengangkat bukit Thursina ke atas kepala bani Israil kala mengambil janji dari mereka [QS. An-Nisa’: 154]. Bukti bahwa sungguh agung nilai pernikahan itu.

Pernikahan juga adalah sebentuk ayat Allah yang demikian besar yang dengannya Allah jadikan sarana demi tersemainya sakinah, mawaddah dan rahmah untuk para hamba-Nya. Itulah mengapa nikah disebut sebagai pintu dari ‘surga dunia’ yang Allah berikan kepada manusia sebelum kelak di akhirat Dia berikan jannah di sisi-Nya.

Hanya saja, tidak setiap pernikahan otomatis wujud kenikmatan ‘surga dunia’ itu, ada syarat yang harus dipenuhi dan ada jalan yang mesti ditempuh untuk mewujudkannya. Risalah ini adalah panduan perjalanan di atas Islam, untuk mewujudkan surga terindah dengan menikah, demi membentuk keluarga serasa surga, dan untuk mendapatkan sarana menjadi hamba yang lebih baik dalam taqwa. Selamat membaca.

Wahai Keluargaku, Jadilah Mutiara yang Indah

Judul Asli: al-Baits as-Sa’id wa khilaf az-Zauzaini
40 Nashihat lil Ishlah al-Buyut
Qathi’atu ar-Rahmi; al-Mazhahir wa al-Ashbab wa subulu al-Ilaj
Abna’una Baina al-Hadhir wa al-Mustaqbal fi Rihab al-Islam
Penulis: Prof. Dr. Ahmad Umar Hasyim, Muhammad bin Ibrahim Al-Hamdi, Muhammad Shalih Al-Munajjid, Shalih Ibnu Abdullah Ibnu Hamid

Penerjemah: Abdul Somad, Lc.
Penerbit: Pustaka Progressif
Cetakan: Pertama, Februari 2005
Ukuran: 15.5 x 24 cm
Halaman: xiii + 259 hlm
ISBN: -
Jenis Cover: Soft Cover
Harga: Rp. 29.000,- Rp. 24.700,-



Wahai Keluargaku, Jadilah Mutiara yang Indah
Panduan Praktis Menuju Keluarga Bahagia dan Shalihah


Deskripsi:

Indah, suasana rumah surgaku…

Selalu ada kelembutan dan cinta…

Memancar bersama fajar sang buah hati…

Tersenyum merekah memanggil nama…

Kuingat kenangan bersama ayah…

Dalam pelukan kasih sang bunda…

Menyapa, berjalan atas nikmat Ilahi…

Keluargaku… Jadilah mutiara yang indah

Merupakan panduan praktis terlengkap dalam berkeluarga yang pernah ada.

Ditulis oleh mereka yang ahli dalam bidangnya, buku ini menjadi mudah dinikmati dan sederhana.


Jadilah kita, keluarga yang disegani oleh para saudara dan tetangga serta seorang ibu dan ayah yang makin dicintai oleh anak-anak.


Pembahasan:

BAB 1: KEUTAMAAN MEMBINA RUMAH TANGGA YANG SAKINAH

Keutamaan Membina Rumah Tangga yang Sakinah

Pondasi Membangun Keluarga yang Sakinah

BAB 2: PERSELISIHAN ANTARA SUAMI ISTERI

Sebab-sebab Terjadinya Perselisihan Antara Suami dan Isteri

Beberapa Cara Untuk Menyelesaikan Perselisihan Antara Suami dan Isteri

Jalan Terakhir Untuk menyelesaikan Perselisihan

BAB 3: 40 NASIHAT UNTUK MEMBINA RUMAH TANGGA

Membina Rumah Tangga

Keimanan Di Dalam Rumah Tangga

Pendidikan Agama Di Dalam Rumah

Berkumpul Di Rumah

Etika dan Akhlak Di Rumah

Berbagai Bentuk Kemungkaran Di Dalam Rumah Tangga

Rumah Idela Bagi Keluarga

BAB 4: MENDURHAKAI KEDUA ORANG TUA; SEBAB, GEJALA DAN SOLUSINYA

Definisi Durhaka (al-Uquq)

Gejala-gejala Mendurhakai Kedua Orang Tua

Contoh Kisah-kisah Orang Durhaka

Penyebab-penyebab Kedurhakaan

Solusi Menghadapi Durhaka Anak

Definisi Birrul Walidain

Adab-adab yang Harus Dijaga Terhadap Kedua Orang Tua

Perkara-perkara yang Membantu Untuk Berbakti

Antara Isteri dan Kedua Orang Tua

Kisah-kisah Hikmah berbakti

Contoh-contoh bakti Para Nabi-nabi

Contoh-contoh Bakti Para Salaf

BAB 5: MEMUTUSKAN SILATURAHIM

Fenomena Silaturahim yang Terputus

Sebab Musabab Terputusnya Silaturahim

Mengatasi Terputusnya Silaturahim

Pengertian Silaturahim

Mengaplikasikan Silaturahim

Keutamaan Hubungan Silaturahim

Faktor Pendukung Kelestarian Hubungan Silaturahim

BAB 6: MASA KINI DAN MASA DEPAN PUTERA-PUTERI KITA DALAM PERSPEKRIF ISLAM

Mendidik Anak Dalam Islam

Perhatian Terhadap Anak Sejak Dini

Islam dan Perhatian Terhadap Anak Perempuan

Anak-anak Pemimpin Masa Depan

Buah Hati yang Cacat

Keluarga dan Anak

Peran Ibu Dalam Pertumbuhan Anak

Perawatan Ibu Terhadap Bayi

Aspek Keteladanan

Keteladanan Rasulullah

Masa Muda Adalah Masa Terpenting Seumur Hidup

Pengawasan Anak Menurut al-Qur’an

Pengawasan Anak Dalam Sunnah (Hadits)

Kenakalan Remaja

Pencegahan Kenakalan Remaja

Contoh-contoh Pemuda Islam


Menjadi Keluarga Ahli Surga

Judul Asli: Mausu’ah al-Usrah tahta ri’ayat al-Islam
Penulis: DR. Athiyah Shaqar

Penerjemah: Abdul Somad, Lc.
Penerbit: Ailah
Cetakan: Pertama, Februari 2005
Ukuran: 15.3 x 24 cm
Halaman: x + 251 hlm
ISBN: -
Jenis Cover: Soft Cover
Harga: Rp. 27.000,- Rp. 23.000,-





Menjadi Keluarga Ahli Surga
Mendidik Keluarga Muslimah Sejati


Deskripsi:

Keluarga sakinah mawaddah wa rahmah adalah keluarga harmonis yang komunikatif, keluarga bahagia dan berprestasi serta keluarga yang selalu penuh dengan nilai-nilai Islami. Umumnya, anggota keluarga terdiri dari suami-istri, mertua (orang tua) anak-anak, pembantu dan sanak saudara. Keluarga adalah miniatur negara, oleh akrena itu anggota keluarga haruslah memahami hak dan tanggung jawabnya masing-masing.



Dalam menjaga keseimbangan keluarga, kepala keluarga (suami) memiliki pernan yang sangat penting. Kepala keluarga haruslah memposisikan hak dan kewajiban anggota keluarga pada tempatnya. Seperti, dimanakah hak orang tua dalam keluarga? Bolehkah orang tua menggunakan harta anaknya yang sudah berkeluarga? Mana yang harus diikuti oleh sang suami, istrinya atau ibunya? Pertanyaan semacam ini selalu saja menghiasi dinamika dalam kehidupan keluarga. Bukan hanya itu, keharmonisan keluarga juga harus di topang oleh komunikasi yang baik dengan tetangga dan sanak famili.



Dalam buku ini, Athiyah Shaqar, memberitahu kita mengapa berbakti terhadap orang tua dan silaturahmi menjadi amat penting dalam menjalankan roda rumah tangga yang harmonis? Demikian juga, mengapa anggota keluarga harus senantiasa menjaga hak yang dimiliki oleh pembantu? Kiranya tepat bagi Anda menjadikan buku ini sebagai rujukan guna memperoleh kehidupan keluarga yang penuh keharmonisan dan prestasi.


Pembahasan:

BERBAKTI KEPADA ORANG TUA

Pentingnya Berbakti Kepada Kedua Orang Tua dalam Islam

Pengaruh Bakti Kepada Orang Tua

Beberapa Bentuk Bakti Kepada Orang Tua

Berbakti Kepada Kedua Orang Tua Setelah Mereka Meninggal Dunia

Apakah Kedua Orang Tua Memperoleh Hak Yang Sama Tehadap Bakti Seorang Anak? 
 


DURHAKA KEPADA KEDUA ORANG TUA

Bahaya Durhaka Kepada Orang Tua

Beberapa Dampak dari Sikap Durhaka Kepada Orang Tua

Beberapa bentuk Sikap Durhaka Kepada Orang Tua

Beberapa Sebab Perbuatan Durhaka Kepada Orang Tua

Orang Tua Nabi Muhammad Nabi saw.



SILATURAHIM (SILATURAHMI)

Pentingnya Silaturahim

Pengaruh Silaturahim

Beberapa Bentuk Silaturahim

Beberapa Bentuk Keanehan



MEMUTUSKAN SILATURAHIM

Bahaya Memutuskan Silaturahim

Beberapa Dampak Memutuskan Silaturahim

Beberapa Bentuk Memutuskan Silaturahim

Keluarga Rasulullah saw.



BEBERAPA HAL YANG BERKAITAN DENGAN KELUARGA

Pandangan Islam Terhadap Bantuan dan Pembantu

Hak-Hak Pembantu

Kewajiban Pembantu

Penjelasan Beberapa Hukum


INDAHNYA SEKS SETELAH NIKAH

Judul Asli: Syahrul ‘Asal bilaa Khajal
Penulis: Dr. Aiman Husaini
Penerjemah: Abdul Somad, Lc.
Penerbit: Pustaka Progressif
Cetakan: Pertama, September 2004
Ukuran: 12 x 19.5 cm
Halaman: xii + 157 hlm
ISBN: -
Jenis Cover: Soft Cover
Harga: Rp. 16.500,-





INDAHNYA SEKS SETELAH NIKAH
Panduan Berbulan Madu Bagi Pengantin Baru

Deskripsi:

Malam pengantin dan bulan madu adalah malam bahagia, malam yang ditunggu ketika hubungan cinta dan jalinan kasih yang ada, baru diikat dengan ikatan yang suci. Detik demi detik waktu yang berjalan selalu dibalut dengan debaran jantung yang begitu kuat. Pada saat itulah dua pasangan muda-mudi akan benar-benar saling bertemu menyingkap seluruh tabir yang selama ini tertutup. Mereka mulai mengungkapkan hasrat dan kasih sayang yang sebelumnya terlarang dilakukan, saat ini rasa disalurkan melalui karya.

Upss…!? Sabar dulu, rasanya tak perlu terlalu terburu-buru. Membangun kehidupan keluarga sehat yang memiliki keharmonisan dalam rumah tangga haruslah didasari kesepahaman atas semua hal.

Dr. Aiman Husaini membahas problematika yang lebih jauh dari sekedar gambaran malam pertama. Rinciannya menyangkut hal-hal yang berkaitan dengan proses, kehamilan dan sebab-sebab terjadinya kemandulan.

Menariknya, buku ini juga berbicara hak-hak yang dimiliki kedua pasangan serta panduan dalam melakukan hubungan seks baik secara medis maupun sunah. Keduanya diharapkan dapat menghadapi masa-masa tersebut atas dasar kesepahaman, tanpa harus malu atau banyak melakukan kesalahan untuk pertama kali bagi pasangan pengantin baru.


Pembahasan:

BAB I: URGENSI PENGETAHUAN SEKS SEBELUM NIKAH
BAB II: A. PROBLEMATIKA YANG HARUS DIKETAHUI PASANGAN PENGANTIN BARU SEBELUM MEMASUKI MALAM PERTAMA
B. ORGASME PADA LAKI-LAKI DAN SOLUSI EJAKULASI DINI
C. TAHAPAN-TAHAPAN DALAM MELAKUKAN HUBUNGAN SEKSUAL
D. KESULITAN SUAMI PADA MALAM PERTAMA
E. PENYIMPANGAN SEKSUAL PADA PASANGAN BAGIAN DARI KEJUTAN BULAN MADU
F. HUBUNGAN INTIM TERJADWAL
G. APA YANG DIINGINKAN PARA SUAMI DAN TIDAK DIKETAHUI OLEH ISTERI 
 
BAB III: KEHAMILAN, KABAR GEMBIRA YANG DINANTIKAN SETIAP PENGANTIN BARU
BAB IV: PARA ISTRI YANG MASIH BELIA, JANGAN RISAU JIKA KEHAMILAN DATANG TERLAMBAT
BAB V: A. RAHASIA KEBAHAGIAAN SUAMI ISTRI
B. GANGGUAN KEGEMUKAN TERHADAP KEHIDUPAN RUMAH TANGGA
BAB VI: HAK-HAK SUAMI ISTRI DAN DASAR –DASAR PERGAULAN
BAB VII: WANITA … BERHATI-HATILAH, MEREKA MEMPERDAYAMU DENGAN KATA-KATA

Mata Kuliah Menjelang Pernikahan

Judul Asli: Az-Zuwajul Islami
Penulis: Thoriq Ismail Kahiya
Penerjemah: Zainuddin MZ., Mahrous Ali & H. Abdullah
Penerbit: Pustaka Progressif
Cetakan: Ketiga, April 2004
Ukuran: 11.7 x 19 cm
Halaman: xii + 178 hlm
ISBN: -
Jenis Cover: Soft Cover
Harga: Rp. 24.000,- Rp. 20.400,-




Deskripsi:

Sepintas, pernikahan nampak sederhana dan terbatas pada persoalan-persoalan ritual seremonial seperti rangkaian acara walimatul ‘urus dengan segala kesibukan pengaturan perangkat tradisionalnya, bahkan cenderung serba glamour berikut opini-opini: wach… dan ach… Tidak! Pernikahan tidak se-sesaat dan se-terbatas itu!



Pernikahan merupakan lembaga sosial yang didalamnya terakumulasi seperangkat karakter, interaksi, kepentingan dan tujuan yang hendak dicapai. Pernikahan akan menciptakan keluarga sebagai miniatur dari komunitas masyarakat bangsa dan negara. Dalam lembaga ini, seseorang akan dihadapkan pada persoalan-persoalan baru yang tidak pernah ia jumpai sebelumnya. Karenanya, tidak jarang sekelompok orang menghindari lembaga ini (dalam persoalan seksual, misanya) menuju lembaga-lembaga liar yang – menurut alasan mereka – terlepas dari beban dan tanggung jawab. Walhasil, lagi-lagi muncul persoalan baru.



Sebetulnya, pernikahan dalam Islam merupakan subsistem untuk menciptakan lembaga-lembaga kemanusiaan yang bermartabat. Di dalamnya terdiri dari sejumlah nilai yang mendukung ke arah itu. Arah menuju rahmat dan ridha-Nya. Sarat dengan pokok-pokok ajaran yang benar. Jalan lempang menuju kehidupan yang hakiki, di dunia dan kelak.



Untuk itu, penulis menyuguhkan sesuatu yang terbaik sebagai jawaban dan bekal bagi Anda. Dengan rujukan kitab-kitab fiqih yang handal disertai dalil-dalil al-Qur’an dan al-Hadis, juga penyajian penulisan yang bagus, maka cukuplah buku ini mengantar Anda memasuki lembaga yang satu ini.


Pembahasan:

BAB 1

A. FUNGSI KELUARGA DALAM ISLAM

B. BAGAIMANA MEMILIH ISTRI

C. BAGAIMANA MEMILIH SUAMI

D. MEMINANG PEREMPUAN (KHITBAH)

E. MAHAR (MAS KAWIN)

BAB 2

A. WALIMATUL’URUS (PESTA PERKAWINAN)

B. TATA CARA PERNIKAHAN DAN PERGAULAN

C. MANDI JUNUB, HAID, DAN NIFAS

D. SAAT BERSENGGAMA SUAMI DENGAN ISTRI

Kesalahan-Kesalahan Isteri

Judul Asli: Nusyuz
Penulis: Dr. Shalih bin Ghonim As-Sadlan
Penerjemah: Abdullah Farid Mansur
Penerbit: Pustaka Progressif
Cetakan: Pertama, Oktober 2004
Ukuran: 12.2 x 19.4 cm
Halaman: xxv + 109 hlm
ISBN: -
Jenis Cover: Soft Cover
Harga: Rp. 12.500,-





Kesalahan-Kesalahan Isteri
Sikap yang di Ambil apabila Isteri Bersalah

Deskripsi:

Kehidupan rumah tangga tak selamanya berjalan lurus, bersih dan stabil. Seringkali berumah tangga ia kadang kala melalui ruas jalan yang sempit, licin dan bergelombang. Itulah gambaran yang kemungkinan bisa terjadi pada kehidupan rumah tangga. Jika, suami-istri tidak berhati-hati menapaki setiap episode putaran kehidupan keluarga, maka rumah tangga tersebut akan bernasib malang.



Seringkali dalam membangun kehidupan keluarga yang sakinah antara suami dan istri belum terjalin visi yang jelas. Biasanya, istri selalu meminta sang suami untuk menuruti setiap kehendaknya. Namun, ironinya sang istri selalu menolak apa yang diperintahkan suami terhadapnya. Kesalahan inilah yang berujung pada perbuatan nusyuz, yaitu durhakanya istri terhadap suami. Jika kehidupan rumah tangga sudah seperti ini, maka kehidupan rumah tangga sedang berada di jurang kehancuran.



Dr. Shalih bin Ghonim As-Sadlan, hadir mengetengahkan metode yang solutif guna membenahi retak-retak dalam rumah tangga. Dengan sentuhan psikologis dan pemahaman masyarakat, buku ini diharapkan mampu menjadi solusi yang terbaik bagi seorang istri untuk menciptakan keindahan dan ketenangan dalam kehidupan rumah tangga.


Pembahasan:


BAB 1: DEFINISI NUSYUZ

BAB 2: PERBEDAAN ANTARA NUSYUZ DAN I’RADH

BAB 3: CIRI-CIRI NUSYUZ

BAB 4: SEBAB-SEBAB NUSYUZ

BAB 5: TIPS-TIPS DALAM MENGHINDARI NUSYUZ DAN SOLUSINYA

BAB 6: HUKUM NUSYUZ KETIKA DILAKUKAN OLEH SUAMI

BAB 7: HUKUM NUSYUZ KETIKA DITIMBULKAN DARI KEDUA BELAH PIHAK

BAB 8: MENDELEGASIKAN JURU RUNDING DALAM PROSES PERDAMAIAN SUAMI ISTERI

BAB 9: APAKAH JURU RUNDING MEMPUNYAI HAK UNTUK MEMUTUSKAN PERCERAIAN KEDUA SUAMI ISTERI

BAB 10: HUKUM MENGGANTUNGKAN ISTERI YANG DURHAKA (BENTUK PENENTANGNYA TERHADAPNYA)

Kesalahan-Kesalahan Suami

Judul Asli: Min Akthai Azwaj
Penulis: Muhammad bin Ibrahim Al-Hamd
Penerjemah: Hj. Zubaidah Barhan, Lc.
Penerbit: Pustaka Progressif
Cetakan: Pertama, Maret 2004
Ukuran: 11.6 x 19 cm
Halaman: xii + 151 hlm
ISBN: -
Jenis Cover: Soft Cover
Harga: Rp. 14.500,-




Deskripsi:


Rumah tangga merupakan salah satu unsur terpenting bagi terciptanya kehidupan masyarakat yang baik. Kebaikan rumah tangga ini ditentukan oleh dua insan yang bersatu dalam ikatan pernikahan/orang-orang yang membinanya yaitu suami dan istri, akan tetapi suamilah yang sangat besar peranannya karena ia adalah pemimpin dalam keluarganya. Maka dari itu seorang suami harus mengetahui dan memahami hak serta kewajibannya sebagai suami, atau paling tidak tahu kesalahan-kesalahan yang biasa dilakukan oleh para suami, dengan tidak mengerti hak dan kewajibannya. Apa saja kesalahan-kesalahan yang wajib diketahui oleh para suami tersebut, sehingga dapat di buat introspeksi?



Dalam buku ini penulis mengemukakan beberapa fenomena kelengahan dan kesalahan yang dilakukan oleh sebagian para suami, dengan maksud supaya para suami sadar dan tidak terjerumus ke dalam masalah/problem yang dapat menghancurkan kehidupan rumah tangganya. Diharapkan dengan mengetahui rambu-rambu hukum yang benar, daapt terwujud kehidupan rumah tangga yang sakinah. Amin.


Pembahasan:

KESALAHAN-KESALAHAN SUAMI
TAHAPAN-TAHAPAN TERAPI ISTERI YANG DURHAKA PADA SUAMI
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
.