Judul: WASIAT TERBESAR SANG GURU BESARJudul Asli: al-Ghuniyyah li Thalibi Thariq al-Haq
Penulis: Syekh 'Abdul Qadir Jailani
Penerjemah: Abad Badruzzaman & Nunu Burhanuddin
Penerbit: Sahara Publishers
Cetakan: ketigabelas, Maret 2011
Halaman: 288 hlm
ISBN: 979-97934-6-7
Jenis Cover: Soft Cover
Harga: RP. 45.000
Sang pemilik ma'rifah (pengetahuan keagamaan) dan thariqah (jalan menuju kebahagiaan) ini adalah sosok paling dominan di jajaran para auliya'. Sultan al-Auliya' yang disandangnya adalah buah keimanan dan keilmuan tertinggi pada dirinya. Mengapa tidak, tanda-tanda kewaliannya telah tampak semasa dalam penyusunan ibunya.
Jejak hidup beliau memperlihatkan sebuah kemuliaan seorang hamba yang tidak hanya 'abid tetapi juga 'alim dalam tafsir, hadits, fiqih, usul fiqih, nahwu, dan lain-lain. Tak diragukan lagi, beliau lahir dan besar sebagai seorang guru besar dimasanya juga guru besar kita semua.
Karya 'emas' yang langka ini sangat pantas dimiliki, didalamnya sarat akan pengetahuan dan petunjuk-petunjuk kebenaran yang bertumpu pada fiqih dan syari`ah dan tasawuf yang bersandar pada pengalaman dan kesadaran rohani. Lembaran-lembaran wasiat ini akan memandu kita dalam melaksanakan legalitas titah keagamaan, sekaligus mengisi ruang inti batin. Kesemuanya bertujuan untuk mewujudkan kehidupan agama yang ideal.
"Makhluk adalah tabir penghalang bagi dirimu, dan dirimu adalah tabir penghalang bagi Tuhanmu. Selama kamu melihat makhluk, selama itu pula kamu tidak akan dapat melihat dirimu, dan selama kamu melihat dirimu, selama itu pula kamu tidak akan dapat melihat Tuhanmu."
"Keabadian adalah perjumpaan dengan Tuhan, dan perjumpaan dengan Tuhan itu adalah seperti kedipan mata, atau lebih cepat dari itu. Di antara ciri orang yang akan berjumpa dengan Tuhannya adalah tidak terdapat sesuatu yang bersifat fana pada dirinya sama sekali. Sebab, keabadian dan fana adalah dua sifat yang saling berseberangan."



Tidak ada komentar:
Posting Komentar